Beliau
sudah berumur 60 tahun. Beliau menderita penyakit gula darah yang tinggi dan
jari-jari di kakinya luka. Jempol kaki kanannya diamputasi karena infeksi minggu lalu.
Untuk meringankan beban beliau dan keluarga,
kami KomikIndonesia.Com
menggalang dana untuk Pak Djair Warni. Bagi
teman-teman yang ingin
berpartisipasi dapat mengirim/transfer ke rekening
KomikIndonesia.Com
Rekening BCA 287-1428664 , Cabang Kebun
Jeruk
atas nama Syamsuddin (Salah satu founder
KomikIndonesia.Com)
Bagi yang sudah men-transfer bisa mengirim sms kepada
salah seorang dari kami:
1. Surjorimba Suroto HP:0816-1930393
2. Iwan
Gunawan HP:0811-150825
3. Syamsuddin HP:0813-16468802
4. Andy Wijaya
HP:0815-86379218
Mulai senin tgl 4 Juli 2011 setiap 3 hari kami akan
mengupdate laporan penyumbang dana
di website KomikIndonesia.Com atau di
milis ini.
Semoga Pak Djair Warni cepat sembuh, mohon dukungan doa dari
teman-teman.
totoroMEI Halo, bagi para komikus saya ingin menawarkan tone / rugos (untuk memberi efek pada panel2 komik) asli dari jepang, silahkan lihat web saya utuk lebih Continue
bersama Akademi Samali, Splash dan KomikIndonesia.com,
serta
InTouch bekerja sama meluncurkan era terbaru dalam sejarah
komik nasional:
M-KOMIK. Kini anda dapat menikmati komik melalui
ponsel kapanpun dan
dimanapun anda berada. Nikmatilah sensasi
terbaru dalam membaca komik,
sesuatu yang tidak anda dapatkan ketika
membaca buku komik.
Penasaran? Saksikanlah peluncuran M-Komik pada
hari
Jum'at, 1Februari 2008 pukul 14.00 WIB-selesai
di MAL TAMAN ANGGREK - JAKARTA BARAT, yang akan dibuka langsung
oleh
Dirut Telkomsel Bpk. Kiskenda. Acara akan dilanjutkan dengan demo
M-Komik,
lomba mewarnai, workshop komik, jumpa fans dengan komikus,
setiap hari hingga Minggu, 3 Februari 2008 pukul 19.00 WIB.
Connecting Comic Cliques
Wednesday, 21 December 2011
dipublikasikan oleh Katrin Figge, pertama kali diterbitkan di harian Jakarta Globe, 20 Desember 2011
Like many works of art, comics can reflect a country’s history and culture and suggest a model for the future. Indonesia is no exception. The birth of comics here dates back to the 1930s, when Kho Wan Gie, a Chinese-Indonesian, introduced his character “Put On” and his adventures in Jakarta’s Chinese community to readers through the newspaper Sin Po.
Beliau
sudah berumur 60 tahun. Beliau menderita penyakit gula darah yang tinggi dan
jari-jari di kakinya luka. Jempol kaki kanannya diamputasi karena infeksi minggu lalu.
Untuk meringankan beban beliau dan keluarga,
kami KomikIndonesia.Com
menggalang dana untuk Pak Djair Warni. Bagi
teman-teman yang ingin
berpartisipasi dapat mengirim/transfer ke rekening
KomikIndonesia.Com
Rekening BCA 287-1428664 , Cabang Kebun
Jeruk
atas nama Syamsuddin (Salah satu founder
KomikIndonesia.Com)
Bagi yang sudah men-transfer bisa mengirim sms kepada
salah seorang dari kami:
1. Surjorimba Suroto HP:0816-1930393
2. Iwan
Gunawan HP:0811-150825
3. Syamsuddin HP:0813-16468802
4. Andy Wijaya
HP:0815-86379218
Mulai senin tgl 4 Juli 2011 setiap 3 hari kami akan
mengupdate laporan penyumbang dana
di website KomikIndonesia.Com atau di
milis ini.
Semoga Pak Djair Warni cepat sembuh, mohon dukungan doa dari
teman-teman.
Di masa jayanya Pak Teguh Santosa dulu, kediaman Teguh di Jalan Anjasmoro, Kepanjen, Malang, sering didatangi beberapa anak muda (SMP dan SMA) yang semula ingin baca komik di perpustakaan komik Teguh, kemudian keterusan untuk bikin komik. Mereka antara lain Rokhim, Muhammad Ali , Syamsuri, Buang Affandi, Slamet, dan Bambang Priadi.